Ia hanya berusia 33 tahun waktu arus pendapat umum membalik menerpaNya. Teman-teman Nya kabur meninggalkanNya. Salah satu dari mereka menyangkalNya. Ia diserahkan kepada musuh-musuhNya dan menjalani lelucon yang disebut peradilan. Ia dipaku kekayu salib di antara 2 pencuri.
Sementara Ia sekarat, para algojo berjudi memperebutkan pakaianNya, satu satunya harta milikNya di dunia. Waktu Ia wafat, Ia di makamkan di makam yang di pinjam melalui belas kasiha seorang teman. Sembilan belas abad telah datang dan pergi, dan sekarang Ia merupakan tokoh sentral umat manusia.
Semua angkatan perang yang pernah berbaris, semua angkatan laut yang pernah berlayar, semua parlemen yang pernah duduk dalam rapat, semua Raja yang pernah memerintah, jika di satukan, belum mempengaruhi kehidupan umat manusia di bumi ini sebegitu rupa seperti satu kehidupan sunyi itu..............
No comments:
Post a Comment